Ku tak tahu apa
yang harus ku rasa
Semua bagai tinta
hitam
Dalam berkas putih
yang tiba-tiba tumpah tanpa disengaja
Aku mengerti
bagaimana hati ini merasakan semua tapi aku tak sanggup untuk merangkainya
dalam sebuah bait kata-kata
Bagaimana mungkin
aku dapat bersedih
Jika aku tak paham
apa yang harus ku tangisi
Derai air mata ini
seakan percuma menetes demi tetes
Untuk apa air mata
ini mengalir? Entahlah
Seakan tegar
diantara kalian, tapi faktanya aku rapuh
Memang aku pandai
menutupi segala kerapuhanku
Tapi aku tak
terlalu pandai menyembunyikan kesakitanku
Mungkinkah ini
semua alur cerita yang tertulis?
Adakah amanat
dibalik cerita ini?
Tuhan.. bantu aku
menemukannya!
Jika ku dapat
memilih
Akan ku tentukan
alur cerita dalam hidupku
Akan ku pilih
semua tokoh sesuka hati
Dan akan ku
tentukan sendiri, tema apa yang akan ku jalani
Tak selalu
kebahagiaan yang ku jalani
Karena
sesungguhnya hidup itu bagai pelangi
Bahkan lebih dari
pelangi berwarna-warni, terang dan redup bahkan gelap gulita
Tapi itu semua
tetap indah
Bersatu padu dalam
satu medium warna
Karena hidup
monoton apalah artinya, itu teramat membosankan
Komentar