Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

SENJA DI BATAS GELAP DAN TERANG

Dearest, You... ada hal-hal yang sulit ku aksarakan, dalam sebuah bait bahkan dalam sebuah syair, pun sajak, beberapa hal ada memang hanya tersimpan dalam hati, tanpa mampu mengubahnya menjadi sebuah aksara, sekeras apapun usaha kau untuk membacanya. bahkan, meski seringkali ku pejamkan mataku, sekuat ku coba kumpulkan setiap bayangmu yang mungkin mulai berpencar, entah bagaimana jadinya, kekuatanku rasanya tidak cukup pada batasnya. di batas gelap dan terang, aku masih menanti senjaku, meski seringkali aku merasa patah. sekali lagi aku merasa dadaku sesak, langkahku terasa berat, mataku berkaca hingga apapun yang ku lihat semua terasa hilang. aku seperti terkait oleh luka dan terantai pilu, padamu seseorang yang sering kacaukan segala rasaku. haruskah aku berjalan mundur dan memutarbalikkan langkahku? lalu, apa ini yang sering orang sebut sebagai sebuah perjuangan, tapi apa memang benar ini yang dinamakan berjuang? atau sebenarnya kita hanya sedang menunda perpisahan? tidak...