Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

KETIKA GARIS MULAI TERBENTUK

KETIKA GARIS MULAI TERBENTUK Oleh: Adhelita Audina Pradanti Dalam hidup, apapun yang kita jalani sesungguhnya adalah garis yang sudah dibentuk oleh Sang Maha Kuasa. Apapun itu yang terjadi dalam hidup ini, diinginkan atau tidak, semua memiliki makna yang luar biasa hebatnya bila direnungi dengan dalam.       Sama halnya dengan perjuangan kecil yang aku jalani beberapa bulan kemarin. Perjuangan lahir dan batin, yang membuatku sadar akan makna kehidupan.       Pelajar SMA yang baru lulus, ya betapa bahagianya semua pelajar ketika mendapatkan sebuah amplop yang didalamnya berisikan tulisan “LULUS”, itu tandanya segala keringat yang tertuang pada masa SMA membuahkan hasil yang cukup manis. Semua bersorak, semua bersujud, semua berbangga, semua tersenyum.       Hidup tak hanya sampai disini, inilah sebenarnya gerbang persaingan yang sebenar-benarnya. Saat itu, aku sedang menunggu hasil pengumuman SNM...

SEBUAH LIPATAN HARAPAN

terbaring beralaskan rumput dan embun menyertai sejuknya merasuki tiap pori kulit ini menantimu, merasakan ini bersama ketika kita berada pada ruang yang berbeda, jauh mungkin harapan itu harus ku lipat sementara mengamati butiran-butiran hujan yang turun angin yang berjalan, menyentuh lembut hingga tulang rusukku tak henti harapku merasakan berdua denganmu namun, ketika langit memisahkan tak henti pula ku lipat harapanku hingga lipatan terkecil   dan aku.. terlalu merindukanmu untuk melihat segalanya menjadi lebih indah dan aku.. terlalu mengharapkanmu meski hampa, biar waktu yang akan menghapus bayangmu

JATUH

Hatiku berhenti menari Terpaku dalam bimbang sunyi Rasa sedih yang entah batasnya Terhanyut aku disana Dalam telaga hatinya Saat bersamamu sederhana dan indah Tak dapat ku ungkapkan dengan kata-kata Perasaan yang ada hilang lebur bersama Saat engkau menjelang bahagia dengannya Kenangan sia-sia bertahan Tersudut dan melengkung hening Takkan letih, letih ku cari Apa yang tersembunyi di dalam relug hati #SHE

DALAM KEBISUAN

seketika ku lihat langit semakin kelabu bergetar, mengencang sesaat ku lihat kau bersamanya tanpa pernah kau hiraukan aku dalam dingin malam yang selalu ku jadikan pesawat untuk menyampaikan doaku untukmu tapi... tapi kau tak pernah menghiraunya mengacuhkannya mungkin aku sudah terbiasa dengan sebuah harapan semu yang tak pernah berarti apapun dihidupku, menurut mereka namun sebenarnya entah mereka buta atau bahkan aku yang sudah kehilangan indera penglihatanku? aku merasakan segalanya sungguh sangat berarti dalam hariku, kau selalu memberikan warna dihidupku yaaa meski warna itu mungkin masih abu-abu dan mungkin terlalu jauh harapanku untuk mengubah warnanya menjadi sebuah warna yang cerah mungkin mereka menganggapku gila menari indah di atas sebuah tali yang hampir putus tanpa terikat oleh sebatang kayu mungkin mereka menganggap logikaku habis tertutup keabstarakan sebuah harapan dan kini, biarkan aku berharap meski tak diharapkan karena tak ...

SEMENTARA, IZINKANKU

ketika mereka mulai memaksaku untuk kembali berjalan, menyusuri tiap detik sisa hidupku kurasa enggan melangkahkan kakiku mengikuti garis putih yang dipaksakan berat kaki ketika kupaksa melangkah hentakkan suara mereka terkadang membangunkanku namun tak jarang pula kembali membuatku tertegun kembali pada arah semu seringkali aku terjatuh tertatih untuk terbangun mengangkat tubuh ini meski tangan-tangan lembut mereka bersedia terulur kapanpun ku butuh namun aku rasa aku sanggup berdiri sendiri mereka terlalu jenuh menatap bayang abu-abu menyelimutiku kerasnya hati terkadang melemahkannya terbutakan oleh bayang abu yang hampir pudar aku coba untuk pertahankan mimpiku meski terdengar mustahil tapi aku punya Tuhan sekuat apapun mereka menarikku ketika aku ingin ke kanan, sementara mereka menarikku ke kiri sekuat itu pula aku akan tetap menuju kanan aku percaya semua untukku namun biarkan kali ini aku berjalan membentuk garisku sendiri a...

KILASANMU

aku sebagai kilasanmu, mungkin berbekas luka dihidupmu aku sebagai kilasanmu, mungkin baiknya tenggelam bersama sinar nan pekat aku sebagai kilasanmu, mungkin harusnya bercampur dengan cahaya lilin dalam kertas using aku sebagai kilasanmu, baiknya pergi membantumu menutup buku berdebu membiarkanmu menggoreskan kembali cerita baru di buku terindah terbarumu tanpaku, penghambat bangkitmu

THE SHADOW

Ku mungkin hanyalah bayangan dalam hidupmu... Seperti kanvas hitam ditengah kegelapan, Yang selalu ada disekitarmu, Tapi tak pernah kau anggap. Mungkin ku hanya seperti butiran pasir dilautan... Seperti tetesan air hujan yang Berakhir di kubangan. Yang tak pernah ada artinya di matamu... Ku hanyalah bayangan semu Yang tak mungkin menjadi nyata. Ku hanyalah goresan sketsa Yang tak mungkin menjadi hidup.... Itulah aku di hidupmu yang hanyalah "BAYANGAN" by #Gantar Historia

KETIKA HATI BERCERITA

berharap pada suatu ketidakpastian bukanlah hal yang mudah untuk dipertahankan ketika goncangan pikiran terus berkecamuk dalam asa memudarkan segalanya yang telah ku rajut sedikit demi sedikit berbagai terpaan menghadang yang akhirnya menyurutkanku untuk pergi aku lelah lalui semua ini ketika mau tak mau aku berjalan aku ditarik dengan segala yang justru membunuh rasaku mencoba bertahan sementara namun aku tak sanggup, lagi mungkin Tuhan punya cerita lain untuk ku perankan cerita yang mungkin akan lebih membahagiakanku mewarnai hariku atau mungkin cerita yang akan membuatku mengulang semua meredupkan kembali hariku entahlah, ini adalah hidup hidup yang penuh dengan berbagai cerita meninggalkan dan ditinggalkan ku coba siapkan semua meski aku tak berani menjanjikan diri untuk tidak terluka saat aku mulai merasakannya namun aku akan terus meminta Tuhan agar senantiasa Dia memberikanku kekuatan ketika aku mulai rapuh dalam kesendirianku ag...