Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

HUJAN DI LANGIT ABU-ABU

Ada hujan yang tak kunjung reda pada Desember ini. Hujan di langit abu-abu itu membawa kenyataan yang seolah menawarkan semburat sendu untuk segera reda. Pelangi yang sewaktu-waktu melengkung, tepat sekali pada jejak-jejak yang pernah dilewati, menyadarkan bahwa pelangi ada tidak untuk selamanya, tapi juga tidak pergi untuk selamanya. Semesta memeluk rindu pada setiap perubahan itu, air hujan yang jatuh, langit yang menjingga, serta pelangi yang terukir. Berbagai bentuk perubahan itu semesta memeluknya dengan hangat, dalam pelukan matahari yang dinanti. Semesta paham bahwa setiap perubahan yang terjadi, pada akhirnya semua akan kembali pada semesta. Pada jejak kakinya yang basah, ternyata masih berbekas langkahnya. Ternyata, Tuhan tidak benar-benar menghapusnya. Kerap suara langkahnya masih sayup terdengar, gerak tubuhnya masih tergambar, gemericik air yang jatuh di payungnya masih juga meninggalkan sisa. Hujan benar-benar mengembalikan semuanya. Semua yang sebenarnya tidak hilang,...

MENCARI - MENEMUKAN - MEMPERTAHANKAN

Kini, usiaku sudah berjalan 22 tahun. Bagi kebanyakan mereka berkata bahwa aku sudah berkepala dua, sudah bukan lagi balita, anak-anak atau bahkan ABG, melainkan mereka menganggapku sudah dewasa, ya dewasa, seharusnya aku sadar bahwa bukan usiaku saja yang seharusnya bertambah tapi pemikiranku juga seharusnya bisa bertambah, bertambah dewasa dalam menyikapi apapun, semua tentang kehidupanku. Hari ini, aku disadarkan oleh seseorang yang membuatku mengerti arti dari mencari – menemukan – mempertahankan. Aku sadar, dalam perjalananku mencari seseorang yang sedari dulu ku harapkan mampu membimbing langkahku, aku tidak pernah merasa bahwa itu adalah hal yang mudah. Aku harus melewati dingin malam, terik matahari, angin badai sampai ombak yang hampir meruntuhkan tubuhku sendiri. Tapi Tuhan baik, sangat baik, Dia tak pernah menanamkan keputusasaan dalam diriku untuk tetap mencari, mencari dan mencari. Meski tidak kuperlihatkan caraku mencari, tapi semesta tahu apa yang aku butuhkan. Iya, ak...

TULISAN INI HANYA UNTUK AKU, TIDAK TERMASUK KAMU

“berakhir semua mimpi miliki dirimu, disaat harus mengalah tuk merelakanmu pergi” -          Hanin Dhiya-Yang terbaik Memutuskan mundur menjadi sesuatu yang kelihatannya memang mudah, bahkan sangat mudah. Tapi semua pandangan itu rasanya tidak berlaku bagiku, saat itu, memutuskan mundur terlebih perlahan, menjadi sesuatu yang teramat menyakitkan. Namun beberapa hal pada akhirnya aku sadari bahwa yang semu, memang selayaknya dibiarkan pergi, layaknya angin yang berhembus, bagaimanapun ia berhembus ia akan pergi juga. Aku semakin menyadari bahwa aku sudah terlarut dalam ilusiku, ilusi yang bisa saja membunuhku sendiri. “jika harus berakhir, menangis dan terluka biarlah ku jalani bila memang ini semua yang terbaik untuk kita berdua” -          Hanin Dhiya-Yang Terbaik Hingga sampailah aku pada titik dimana aku harus merelakan semua rasa yang telah tercipta. Aku putuskan untuk mengangkat tanga...

SENJA DI BATAS GELAP DAN TERANG

Dearest, You... ada hal-hal yang sulit ku aksarakan, dalam sebuah bait bahkan dalam sebuah syair, pun sajak, beberapa hal ada memang hanya tersimpan dalam hati, tanpa mampu mengubahnya menjadi sebuah aksara, sekeras apapun usaha kau untuk membacanya. bahkan, meski seringkali ku pejamkan mataku, sekuat ku coba kumpulkan setiap bayangmu yang mungkin mulai berpencar, entah bagaimana jadinya, kekuatanku rasanya tidak cukup pada batasnya. di batas gelap dan terang, aku masih menanti senjaku, meski seringkali aku merasa patah. sekali lagi aku merasa dadaku sesak, langkahku terasa berat, mataku berkaca hingga apapun yang ku lihat semua terasa hilang. aku seperti terkait oleh luka dan terantai pilu, padamu seseorang yang sering kacaukan segala rasaku. haruskah aku berjalan mundur dan memutarbalikkan langkahku? lalu, apa ini yang sering orang sebut sebagai sebuah perjuangan, tapi apa memang benar ini yang dinamakan berjuang? atau sebenarnya kita hanya sedang menunda perpisahan? tidak...