Pada suatu senja, aku berjalan menikmati setiap hembusan nafas alam, menyusuri setiap jejak langkah di atas hijaunya rerumputan hingga beberapa langkah tetes demi tetes hujan menemani langkahku menyusuri jalan panjang dimana sepanjang perjalanan yang elok telah aku lalui. Dan pada suatu ketika, aku bertemu dengan sosok yang berdiri tepat di samping pohon rindang itu, kemudian dia menyapaku hanya dengan sebuah senyuman yang kemudian banyak mengubah langkahku. Tanpa aku hiraukan terlalu jauh, aku kembali melanjutkan perjalananku yang masih panjang hingga bertemulah pada sebuah persimpangan jalan yang seketika itu pula menghentikan langkahku. Aku tidak tahu arah mana yang harus aku pilih. Senja berubah menjadi malam, pada pertengahan malam, sebuah cahaya yang teramat begitu terang membawa kedamaian di dalam jiwaku saat itu, entah cahaya apa, aku hanya merasakan kedamaian yang teramat sungguh, cahaya itu bagakan air bagi gersangnya jiwaku, cahaya itu bagaikan lilin di tengah gelapnya ...
bukan aku menyerah atas semua yang telah aku perjuangkan selama ini.. tapi, ketika cinta itu menuju rumahnya maka ia akan pulang dengan atau tanpa harapan