Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

DENGAN HATI KECIL, TUHAN BICARA

Pada suatu senja, aku berjalan menikmati setiap hembusan nafas alam, menyusuri setiap jejak langkah di atas hijaunya rerumputan hingga beberapa langkah tetes demi tetes hujan menemani langkahku menyusuri jalan panjang dimana sepanjang perjalanan yang elok telah aku lalui. Dan pada suatu ketika, aku bertemu dengan sosok yang berdiri tepat di samping pohon rindang itu, kemudian dia menyapaku hanya dengan sebuah senyuman yang kemudian banyak mengubah langkahku. Tanpa aku hiraukan terlalu jauh, aku kembali melanjutkan perjalananku yang masih panjang hingga bertemulah pada sebuah persimpangan jalan yang seketika itu pula menghentikan langkahku. Aku tidak tahu arah mana yang harus aku pilih. Senja berubah menjadi malam, pada pertengahan malam, sebuah cahaya yang teramat begitu terang membawa kedamaian di dalam jiwaku saat itu, entah cahaya apa, aku hanya merasakan kedamaian yang teramat sungguh, cahaya itu bagakan air bagi gersangnya jiwaku, cahaya itu bagaikan lilin di tengah gelapnya ...

SENANDUNG BINTANG

sinar bintang penghantar malam dalam kesejukan hembusan angin menyambut sinar mentari esok awan berarak melukiskan namaMu, menunjukkan kebesaranMu Ya Allah... Terima kasih atas segala anugerah yang telah tercurah ke dalam kehidupan yang aku lalui Saat tak ada lagi bahu untukku bersandar, saat tak ada lagi kedua tangan yang memelukku disaat aku melemah, masih ada lantai suci yang Kau sediakan untukku menumpahkan segala yang terangkul di pundakku Ya Allah... Ku angkat kedua tanganku dan ku lantunkan tiap bait doa dengan harapan akan sampai menuju langit menembus batas, menyentuh hati malaikat-malaikatMu Ya Allah... Bukan aku menyerah atas semua yang telah ku perjuangkan selama ini.. tapi, ketika cinta itu menuju rumahnya maka ia akan pulang dengan atau tanpa harapan Ya Allah... Dengan atau tanpa harapan itu kini ku serahkan semua kepadaMu Yang Maha Pemilik Cinta sesungguhnya.. disini, aku masih berusaha menguatkan segenap keras hati yang menentang logika, melunakka...