Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

OH TUHAN…

OH TUHAN… Tuhan… terima kasih karena aku masih diizinkan untuk bersamanya. Tuhan… aku percaya bahwa jodoh hanya Engkau yang mengatur, namun aku belum siap kalau pada kenyataannya nanti dia harus berjodoh yang lain dan aku juga belum tahu apa yang harus aku lakukan jika dia memang bukan jalanku. Tuhan… dalam setiap helaan nafasku, berhembus doa kecil yang ku titipkan untukMu demi kebahagiaannya selalu. Entah dia tahu atau tidak, namanya selalu menjadi isi dalam setiap bait doaku. Tuhan… aku tidak tahu siapa yang nantinya menemaniku untuk melangkah menyelesaikan kehidupan ini, namun jika aku bisa memilih, aku ingin bersamanya, Tuhan. Tuhan… dia datang saat keegoisan cinta mendera batinku, dia datang membawa cahaya dan kedamaian yang meluluhkan segalanya, mematungkanku, membuatku tak pernah lelah merengkuh kisah indah bersamanya. Tuhan… saat bersamanya, aku mengerti tentang arti sebuah kebahagiaan. Saat bersamanya, aku terlalu sering untuk mengukir senyumku kala aku tatap ...

LET IT FLOW

LET IT FLOW Cinta memang tak seharusnya selalu menggunakan perasaan, namun tak seharusnya pula selalu mengandalkan logika. Perasaan dan logika harus saling melengkapi. Temanku pernah bertanya padaku tentang kegalauannya melawan logika dan perasaan. Dia bertanya padaku, bagaimana jika dia menyayangi wanita dan wanita itu terlalu sibuk dengan dunianya? Cinta adalah sebuah keikhlasan. Sebelum kau memberanikan diri untuk menyayangi seseorang, kau harus memberanikan diri untuk ikhlas menjalani segala hal yang akan terjadi nanti, karena semua aksi mempunyai resiko tersendiri. Dia yang sibuk dengan dunianya, dia yang terkesan tak pernah memikirkan hal sekitar saat dia asyik dengan dunianya sebenarnya orang-orang seperti itulah yang sangat membutuhkan orang lain sebagai teman hidup bergeraknya, namun terkadang kau salah menyikapinya dan cenderung menentang apa yang sudah dia selami. Cobalah, perlahan kau masuk ke dalam dunianya, mengikuti arus hidupnya, meski terkadang kau tidak ku...

LALU, BAGAIMANA DENGAN PERASAANNYA ?

LALU, BAGAIMANA DENGAN PERASAANNYA ?        Sebuah persahabatan yang mengguncang hati, pikiran, dan logika sekalipun. Tasya dan Reza, mereka adalah sahabatku sejak kami SMA. Ya memang Reza adalah sosok paling ganteng diantara kami.        Liburan tibaaaaaaa… Kampusku, yang kebetulan juga Tasya dan Reza satu kampus denganku dan satu fakultas akan mengadakan liburan ke Bali selama tiga hari. “Bali… Bali… Bali…” girang Tasya yang memang Bali Bali adalah tempat favoritnya dikala musim liburan seperti sekarang ini. Aku dan Reza sudah tidak heran melihat tingkahnya yang seperti anak autis itu. “Disana kita wajib mengabadikan segalanya” kataku sambil membentuk bingkai foto menggunakan jemariku. Reza yang memerhatikan tingkah aku dan Tasya, hanya mampu tersenyum pasrah, “Banci kamera” celetuk Reza yang kemudian aku sukses membuat rambutnya berantakkan.        Hari keberangkatan telah tiba. Dalam ...

ADAKAH CINTA

ADAKAH CINTA Kau pernah ucap untuk setia Tapi mengapa kau ingkari janjimu Tak ku mengerti mengapa harus Kau pilih dia untuk bersama dirimu Adakah cinta dalam hasratmu Yang masih tersisa di hatimu Ataukah cinta telah memudar Hanya karena kau memilih dia Salahkah aku yang pertanyakan Dimanakah perasaanmu ? #MAXIMUS

DEAR YOU

DEAR YOU Tuhan… mengapa disaat aku mulai benar-benar merasakan cinta yang sesungguhnya, pertentangan itu muncul bagai badai ombak yang meruntuhkan karang dan bebatuan di pinggir pantai Tuhan… tak pernah terbesit kebimbangan dalam pikiranku kala aku dihadapkan pada sebuah pilihan karena aku masih menghargainya lalu, siapa yang mampu mengerti tentang perasaan ini ? ataukah memang ini sudah suratan takdir yang Kau tuliskan dalam lembar ceritaku ? Sayang… percayalah siapapun penggantiku nanti, kau harus percaya bahwa dia jauh lebih baik dari aku Sayang… tak usah kau takut, meski ragaku tak lagi kau miliki, percayalah nafasku masih tersisa jauh di dalam hatimu dan kau tak perlu khawatir, dalam setiap sujud malamku, namamu selalu berhembus disela-sela doa demi kebahagiaanmu takkan henti aku meminta pada Sang Maha Cinta untuk kebahagiaanmu selalu bersama dia yang mampu menuntunmu dengan genggamannya yang mungkin lebih erat Sayang… arungi kebahagiaanmu denga...