Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

KITA DAN LUKAMU

sejatinya perjalanan manusia tidaklah selalu lurus, begitu saja atau hanya seperti itu saja. terkadang kita butuh keliling ke berbagai tempat untuk pada akhirnya kita harus berlabuh, dari berbagai tempat itu seharusnya kita mampu mengambil pelajaran dan pengalaman dari setiap cerita perjalanan yang ditempuh. begitu banyak cerita yang akan menemani setiap perjalanan kita, entah itu kebahagiaan sampai kesedihan, bahkan kehilangan. semua akan berbaur menjadi sebuah citarasa kehidupan yang saling memadai. terkadang kita hanyut hanya dalam sebuah pilu kehilangan, kehilangan apapun yang sudah menjadi bagian kehidupan kita. memang, perih rasa itu takkan pernah bisa kita hindari bahkan air mata yang sekeras apapun kita cegah, semua akan menjadi sia-sia ketika kita kehilangan. terlebih, semua sudah menjadi hal yang biasa mengisi hari. tapi, bukan berarti dalam kehilangan itu semua menjadi benar-benar hilang, biar saja yang hilang kembali kepada hakikatnya, kembali kepada yang memiliki sesungguh...

PERGILAH, MENGHILANG SAJALAH LAGI

kau tahu pahitnya dikecewakan ? kalau tahu, kenapa harus datang lagi disaat semuanya sudah pulih kembali. kau pikir kau siapa seenaknya datang dan pergi sesuka hati, terlebih saat aku sudah tidak mengingatmu kembali. sebab begitu sulit membenahi semua yang sudah tertata rapi kemudian kau hancurkan kemudian aku berusaha menata lagi dan kini kau mau mencoba mampir lagi setelah semuanya rapi ? maaf, tidak semudah itu aku membenahi semuanya dan tidak semudah itu pula aku membiarkannya berantakan lagi apalagi dia adalah orang yang sama. kau coba menawarkan lagi dengan alasan penyesalan bahwa tidak ada yang setulus aku. kemana saja kau dulu ? saat aku memperjuangkanmu dan kau sia-siakan dengan ringannya, kau pilih dia yang nyatanya hadir hanya sesaat. seharusnya dulu kau pikir bahwa apakah ada orang yang sebegitu memperjuangkan kau ? atau adakah orang yang jauh lebih baik dari aku ? kini, kau kembali dengan sejuta luka dan berharap pengobatan dariku ? kau pikir kau siapa, seenaknya saja. kin...

KAU (lagi) SENJA

lalu aku mulai mencintaimu, sesederhana itu aku paham benar kalimat itu sejak aku sadari bahwa hanya kau saja yang aku nanti, yang mampu membuatku menunggu, dan meyakinkanku kalau kau mampu menunjukkan hebatnya mencintai dan dicintai dalam satu waktu terbuai aku terbuai, melayang jauh melanglang buana menelusuri langit ketujuh aku mencintai kesunyianmu, dimana hanya ada kau dan duniamu aku mencintai diammu, dimana kau mampu menyembunyikan sejuta kata di kepalamu tetaplah tabah berjuang denganku, meski seringkali aku melupakan sikapku yang tak seharusnya tetaplah bersamaku, seperih apapun perjalanan kita nanti cobalah untuk saling menerima dengan keikhlasan luar biasa segetir apapun rasa yang akan saling kita cicipi ketika aku mulai berubah, percayalah aku tak minta banyak darimu, aku hanya butuh kehangatanmu, mungkin saja aku lelah berjalan dan percayalah saat itu yang ku butuhkan adalah kau, iya kau dan segala kehangatan yang kau punya jangan berubah sayang, tetaplah menjadi ...

KARENA KAU YANG KU SEBUT SENJA

coba lihat senja yang menjingga disana, guratan cahayanya menghasilkan gradasi warna yang luar biasa mewahnya, menunjukkan kebesaran Tuhan atas segala ciptaanNya karena senja adalah jingga, dalam elegiku kau mengalun bersama nada-nada membentuk harmonisasi dalam dada karena cahaya adalah terang, dalam semburatnya aku yakin bahwa kau selalu ada disini, tetap disini, dan akan selalu disini karena pagi adalah matahari, semoga setiap senyum yang selalu aku goreskan dalam kisahmu takkan pernah habis terkikis egois untukmu yang termanis karena malam adalah gelap, percayalah aku selalu berharap kau tidak ikut menghilang ditelan malam seiring meredupnya cahaya langit diatas sana karena pena adalah cerita, bersedialah bertahan denganku apapun yang akan terjadi nantinya bersedialah untuk tetap menemaniku menulis cerita perjalanan tentang kita dan semesta karena kertas adalah lembaran, semoga kau tidak pernah lelah untuk terus melanjutkan setiap halamannya dan tidak pernah memutuskan berhen...

SELAMA ITU KAMU, SEMUA ADALAH KAMU

hei dear, tidak ada loh yang berkata bahwa hubungan dua manusia itu bisa berjalan dengan mudah, karena menyatukan dua isi kepala yang lengkap dengan masa depan yang berbeda itu sulit sekali, bahkan proses itu bisa saja menyakitkan meski aku percaya bahwa cinta itu membahagiakan, tapi aku juga yakin hal itu tak lantas membuat perjalanan kita tanpa halangan, mungkin suatu saat nanti kita akan dihadapkan dengan sulitnya mencegah perbedaan dan perselisihan dalam masa-masa itu, aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa kau tak boleh lengah kalau kau tak ingin berhenti melangkah, dan untukmu ku mohon untuk mengingatkanku juga saat nanti ku lengah, sebab denganmu saja aku ingin terus melangkah begitu juga dengan kita, aku ingin berjuang disini, bersamamu, sebab aku ingin perjalanan kita punya masa depan, semoga kau berpikiran sama percaya atau tidak, aku berharap banyak kau percaya bahwa selalu ada alasan mengapa Tuhan mempertemukan kita tentu saja ini bukan kebetulan, semesta memang sudah m...

SUDAH SEPANTASNYA AKU...

aku.. aku pernah jatuh berkali kali dan kemudian bangkit berkali kali aku pernah gagal dan kemudian mencoba lagi, meski gagal lagi dan jatuh lagi aku.. aku pernah menangis di malam hari, bahkan di tengah larutnya malam pernah tak sanggup pejamkan mata, menahan perihnya kegagalan akan sebuah harapan tapi aku.. aku punya mereka yang selalu menopangku disaat aku jatuh, aku punya mereka yang selalu mengajakku berdiri kembali, aku punya mereka yang menahanku untuk tidak tenggelam dalam keputusasaan sampai akhirnya aku.. aku sadari, bahwa setiap yang tergariskan dalam hidupku, Tuhan selalu memberikan alasan di dalamnya cepat atau lambat, Tuhan akan menunjukkan mengapa semuanya terjadi dan hanya terjadi saat itu sampai akhirnya aku.. aku sadar kembali dan aku bersyukur atas semua yang sudah Dia gariskan untuk perjalanan ceritaku Dia Maha Tahu, tahu apa yang sesungguhnya yang aku butuhkan meski itu bukan apa yang aku harapkan, tahu apa yang terbaik untuk ke depannya meski bukan ya...

TERUNTUK KAMU, DAN INI UNTUK AKU

hujan di luar, entah bagaimana aku mengingat senyummu dan masih saja belum mengerti mengapa selalu berputar di kepalaku, dan membuatku berdebar ketika kau genggam tanganku dan kau nyatakan sesuatu yang ku tunggu, hujan turun semakin deras, aku semakin larut di dalamnya, dan aku semakin sadar bahwa aku sudah sepenuhnya terlanjur jatuh padamu, jika memang kau benar yang terbaik, jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya pada cinta yang baik, pada cinta yang ikhlas yang kau berikan untuk aku, untuk seluruh kehidupanku teruntuk kamu, yang selalu memberikan kenyamanan-kenyamanan disetiap genggamanmu, membuatku tertawa dengan hangat dan membuatku merasakan menjadi seberharga-berharganya wanita teruntuk kamu, yang membuatku mengerti arti rindu sesungguhnya, yang membuatku selalu menanti ucapan hangat sebelum memejam dan bermimpi tentang kita teruntuk kamu, yang selalu bersedia mendengarkan cerita demi cerita yang mungkin tidak sedikitpun penting bagimu namun tetap saja dengan seksama kau pasang kedua...

JUST THE WAY I AM

saat aku memutuskan untuk bersamamu, menjalin sebuah hubungan denganmu, aku tidak pernah berniat menguasai kehidupanmu kau boleh saja melakukan apapun yang kau suka, yang kau mau, dan yang bisa membuatmu bahagia, lakukan saja aku percaya, saat kau memutuskan untuk memilih aku, saat itu pula komitmen kita terjalin, dan aku sangat percaya kau adalah seseorang yang mampu menjaga semuanya dan aku sangat percaya kau adalah seseorang yang pantang merusak janji, terlebih janji itu kau yang buat, aku percaya kau, seutuhnya saat tidak ada yang tertutupi diantara kita, saat itu pula keeratan hubungan kita menguatkan kita saat kepercayaan dan kejujuran masih berada di urutan teratas, saat itu pula perjuangan kita tidak pernah berakhir sia-sia aku tidak pernah memaksamu melupakan masa lalu dan menghapus semua kenangannya, karena aku sadar itu sulit dan tidak akan pernah bisa tapi aku juga tahu bahwa kau adalah seseorang yang bijaksana, yang tahu bagaimana menempatkan masing-masingnya sesuai ...

AKU TAHU BAGAIMANA BERJALAN MUNDUR

untuk apa kembali lagi, kembali disaat semua sudah hampir tersusun rapi sadarkah bahwa kita hidup bukan di negeri dongeng, negeri dimana apapun yang kita mau bisa kita dapatkan, kapanpun dan bagaimanapun sadarkah yang kau hadapi itu manusia, dimana manusia itu punya perasaan, hati kecil yang bisa kapan saja berubah tergantung bagaimana dia dihadapkan pada sebuah cerita kemana kamu dulu, menghilang begitu saja disaat aku benar-benar mencintaimu, disaat aku meyakini bahwa kamu segalanya batu yang sebegitu kerasnya saja bisa hancur oleh hujan yang terus menerjangnya, apalagi aku, manusia dengan hati kecil yang sangat mudah rusak, dan bagai hujan kau rusak semuanya ya, kau memang seperti hujan, hadir tak menentu, dan sekalinya hadir pun untuk pergi kembali, dan entah kapan lagi kembali, mungkin lupa kembali kau yang dulu ku kira matahari, ternyata hanya sebuah pelangi, yang hadir dengan segala warna yang indah namun hanya sesaat sebenarnya, kau tak perlu menjauh karena aku...

SEMOGA KAMU

berpuluh kilometer perjalanan yang telah kita lalui membuat aku semakin mengerti akan hadirnya kamu di hidupku membuat aku mengerti bahwa hari-hariku kini lebih dari sekedar matahari matahari yang selalu menghangatkan setiap pagiku matahari yang selalu mengantarku menuju senja dan kau lebih dari sekedar pelangi pelangi yang hadir setelah hujan dengan segala warnanya yang indah kau lebih dari itu kau hadir di setiap detik mengepul tebal di sudut hati yang selalu tertuju padamu aku meyakini selalu kehadiranmu di setiap langkah, harapan, dan doaku dengan kamu, aku tak pernah risaukan kesedihan dengan kamu, kebahagiaan tertimbun rapi dalam tumpukan rindu dengan kamu, semua terasa nyata, benar adanya walau terkadang, badai mencoba meruntuhkan apa yang sudah kita susun dari nol mencoba menelan habis semua perjuangan kasih tapi dengan adanya kamu, dengan adanya komitmen diantara kita, dinding terjal sekalipun mampu kita langkahi denganmu, aku mengerti arti se...