Kehidupan?
Ya bagaimana mengerti tentang kehidupan yang mungkin terlalu rumit untuk
diuraikan. Bukan bagaimana kehidupan itu terbentuk oleh kata-kata yang
merangkapnya tapi bagaimana sesungguhnya makna kehidupan itu dirasakan. Kehidupan
begitu mudah diucapkan bagi sebagian orang yang memang telah bersahabat
dengannya, namun terlalu sulit bagi mereka yang tidak mengakrabkan diri dengan
kehidupannya. Entah bagaimana alasan mereka, kehidupan menjadi hal yang
kompleks.
Disadari
atau tidak, dalam kehidupan kita harus berhadapan bahkan berada dalam satu
lingkup dengan orang-orang yang kita tidak sukai bahkan orang yang setiap
harinya selalu membuat hati kita bergerumung keruh. Menolak? Bagaimana mungkin
kau mampu menolak sementara alur kehidupanmu berada dengannya, sebagian
kehidupanmu harus bersama dengannya? Lalu, mengapa semua itu harus terjadi? Ya
itulah seni kehidupan, bagaimana kita mampu bertahan dengan mereka yang
bertolak belakang dengan keinginanmu.
Sebenarnya,
begitu banyak cerita kehidupan yang dapat dituliskan dalam lembar kehidupan
ini, tergantung bagaimana kepekaan diri. Ketika mereka menyakitimu, mungkin kau
sedang dilatih untuk tidak tenggelam dalam kepedihan itu dan kau diharuskan
untuk kembali menata rapi kehidupanmu kembali. Ketika kegagalan mulai
menyapamu, mungkin saat itu Tuhan sedang mengajarkanmu tentang indahnya buah
kesabaran, Tuhan memintamu untuk merawat benih-benih kesabaran yang
diharapkanNya akan berbuah lebat, tentu saja semua itu bukan hanya untukNya,
melainkan semua akan terasa damai dihatimu. Dan ketika kau merasa seluruh dunia
menjauhimu, Tuhan sedang menyadarkanmu bahwa hanya Dialah tempat terindah untuk
kau berteduh, hanya Dialah teman terbaik yang mampu membantumu keluar dari
kejenuhan itu.
Kehidupan
memang terkesan mudah atau sulit, sebenarnya bukan masalah itu kehidupan yang
seharusnya kau jalani, tapi bagaimana kau menikmati kehidupan ini dengan
sepenuh hatimu, dengan segala keikhlasanmu, dan dengan segala ketegaranmu.
Meski Tuhan menciptakan manusia dengan segala keterbatasannya, namun sebenarnya
Tuhan menciptakan manusia dengan segala keindahan diri yang mampu menyamarkan
segala keterbatasannya. Yaaa tentunya, semua harus niat dari individu itu
sendiri dan bagaimana mereka mengembangkannya.
Komentar