hujan
kembali turun
sesaat
itu pula langit kusam, hitam pudar
tetes
demi tetes air hujan
jatuh
berirama menghapus gersang bumi
dan
aku mencoba menikmati melodi indahnya
sejuk
hembusannya
dingin
sentuhannya
duduk
sendiri diantara jutaan butir air indah yang Tuhan kirim untuk menyegarkan alam
membuatku
seperti berada diantara jutaan manusia yang menjelma menjadi malaikat
aku
memang selalu menunggu keindahan itu
entah
memang waktuku yang habis karena aku terlalu menikmati kepedihan itu
entah
memang Tuhan belum mengirimkan air-air itu untuk melunturkan kepedihan yang
sedang menyapaku saat ini
apapun
itu, ini terlalu indah untuk cepat berlalu
kuasa
Tuhan ini terlalu cepat berlalu
aku
percaya, jutaan butiran ini tidak tanpa alasan Tuhan mengirimkannya
dan
aku mencoba menikmatinya
merasakan
keajaiban disetiap butiran-butiran yang jatuh
ketika
harapanku kembali mekar
seketika
itu pula kepedihan itu mulai terasa menjauh
dan
kini.. aku sangat percaya bahwa Tuhan mengirimkan jutaan butiran air hujan itu
karena
Tuhan memerintahkan,
biar
hujan yang menghapus segalanya
Komentar