hujan di luar, entah bagaimana aku mengingat senyummu dan masih saja belum mengerti mengapa selalu berputar di kepalaku, dan membuatku berdebar
ketika kau genggam tanganku dan kau nyatakan sesuatu yang ku tunggu, hujan turun semakin deras, aku semakin larut di dalamnya, dan aku semakin sadar bahwa aku sudah sepenuhnya terlanjur jatuh padamu, jika memang kau benar yang terbaik, jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya pada cinta yang baik, pada cinta yang ikhlas yang kau berikan untuk aku, untuk seluruh kehidupanku
teruntuk kamu, yang selalu memberikan kenyamanan-kenyamanan disetiap genggamanmu, membuatku tertawa dengan hangat dan membuatku merasakan menjadi seberharga-berharganya wanita
teruntuk kamu, yang membuatku mengerti arti rindu sesungguhnya, yang membuatku selalu menanti ucapan hangat sebelum memejam dan bermimpi tentang kita
teruntuk kamu, yang selalu bersedia mendengarkan cerita demi cerita yang mungkin tidak sedikitpun penting bagimu namun tetap saja dengan seksama kau pasang kedua telingamu dan mendengarkan setiap celotehanku, itu menyenangkan, itu membahagiakan
teruntuk kamu, yang memberikan pengalaman bahagia yang paling bisa aku terima, saat kau menyatakan apa yang ku tunggu dan kau ingin bersama
ini untuk aku, seseorang sepertimu mungkin tidak selalu mengerti tentang apa yang aku maksud tapi seseorang sepertimu sudah masuk ke dalam hati, menempati bagian kosong di dalamnya, bersemayam disana, kokoh tumbuh di dalam sana
teruntuk aku, suatu saat nanti izinkan aku pinjam bahumu untuk bersandar ya dan pinjam tanganmu sebagai satu dari sekian banyak sumber kekuatanku
teruntuk aku, aku mohon selalu yakinkan dirimu bahwa kau adalah seseorang yang pantas aku perjuangkan sebagaimana aku selalu meyakini diriku bahwa aku adalah seseorang yang pantas kau perjuangkan
dan ini teruntuk kita berdua, di depan nanti akan ada banyak aral melintang meruntuhkan kita, yakinlah selama kita masih berpegangan tangan, kita akan sampai pada tempat tujuan
teruntuk kita berdua, semoga lelah yang kita rasakan nanti, itu hanya sebagai penguat rasa yang tumbuh di dalam dada, bukan perusak yang akhirnya saling menyakiti
dan ini teruntuk kamu yang membuat hatiku jatuh dan tak ingin ku ambil lagi, simpan aku di tempat terindah di dalam hidupmu, dan pastikan hanya ada aku disana, dan biarkan aku tumbuh dengan cinta cinta yang baik untukmu, yang suatu saat nanti akan kau petik untukmu sendiri
ketika kau genggam tanganku dan kau nyatakan sesuatu yang ku tunggu, hujan turun semakin deras, aku semakin larut di dalamnya, dan aku semakin sadar bahwa aku sudah sepenuhnya terlanjur jatuh padamu, jika memang kau benar yang terbaik, jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya pada cinta yang baik, pada cinta yang ikhlas yang kau berikan untuk aku, untuk seluruh kehidupanku
teruntuk kamu, yang selalu memberikan kenyamanan-kenyamanan disetiap genggamanmu, membuatku tertawa dengan hangat dan membuatku merasakan menjadi seberharga-berharganya wanita
teruntuk kamu, yang membuatku mengerti arti rindu sesungguhnya, yang membuatku selalu menanti ucapan hangat sebelum memejam dan bermimpi tentang kita
teruntuk kamu, yang selalu bersedia mendengarkan cerita demi cerita yang mungkin tidak sedikitpun penting bagimu namun tetap saja dengan seksama kau pasang kedua telingamu dan mendengarkan setiap celotehanku, itu menyenangkan, itu membahagiakan
teruntuk kamu, yang memberikan pengalaman bahagia yang paling bisa aku terima, saat kau menyatakan apa yang ku tunggu dan kau ingin bersama
ini untuk aku, seseorang sepertimu mungkin tidak selalu mengerti tentang apa yang aku maksud tapi seseorang sepertimu sudah masuk ke dalam hati, menempati bagian kosong di dalamnya, bersemayam disana, kokoh tumbuh di dalam sana
teruntuk aku, suatu saat nanti izinkan aku pinjam bahumu untuk bersandar ya dan pinjam tanganmu sebagai satu dari sekian banyak sumber kekuatanku
teruntuk aku, aku mohon selalu yakinkan dirimu bahwa kau adalah seseorang yang pantas aku perjuangkan sebagaimana aku selalu meyakini diriku bahwa aku adalah seseorang yang pantas kau perjuangkan
dan ini teruntuk kita berdua, di depan nanti akan ada banyak aral melintang meruntuhkan kita, yakinlah selama kita masih berpegangan tangan, kita akan sampai pada tempat tujuan
teruntuk kita berdua, semoga lelah yang kita rasakan nanti, itu hanya sebagai penguat rasa yang tumbuh di dalam dada, bukan perusak yang akhirnya saling menyakiti
dan ini teruntuk kamu yang membuat hatiku jatuh dan tak ingin ku ambil lagi, simpan aku di tempat terindah di dalam hidupmu, dan pastikan hanya ada aku disana, dan biarkan aku tumbuh dengan cinta cinta yang baik untukmu, yang suatu saat nanti akan kau petik untukmu sendiri
Komentar