Langsung ke konten utama

SEMOGA KAMU

berpuluh kilometer perjalanan yang telah kita lalui
membuat aku semakin mengerti akan hadirnya kamu di hidupku
membuat aku mengerti bahwa hari-hariku kini lebih dari sekedar matahari
matahari yang selalu menghangatkan setiap pagiku
matahari yang selalu mengantarku menuju senja dan kau lebih dari sekedar pelangi
pelangi yang hadir setelah hujan dengan segala warnanya yang indah
kau lebih dari itu kau hadir di setiap detik
mengepul tebal di sudut hati yang selalu tertuju padamu
aku meyakini selalu kehadiranmu di setiap langkah, harapan, dan doaku
dengan kamu, aku tak pernah risaukan kesedihan
dengan kamu, kebahagiaan tertimbun rapi dalam tumpukan rindu
dengan kamu, semua terasa nyata, benar adanya
walau terkadang, badai mencoba meruntuhkan apa yang sudah kita susun dari nol
mencoba menelan habis semua perjuangan kasih
tapi dengan adanya kamu, dengan adanya komitmen diantara kita, dinding terjal sekalipun mampu kita langkahi
denganmu, aku mengerti arti sebuah perjuangan
denganmu, aku ingin berjuang bersama
denganmu, aku ingin diperjuangkan
dan denganmu, aku ingin kita berakhir bahagia
beratus-ratus hari kita berpegangan, aku berharap semua akan lebih dari ini setelahnya nanti
aku ingin selalu bersamamu tanpa jeda dan tanpa terhalang apapun
mungkin aku memang jauh dari kesempurnaan, namun dalam doaku, tak pernah lekang namamu menjadi isinya
semoga semua cerita kita berakhir bahagia, semoga kita masih sanggup berjuang bersama, dan semoga kita masih sanggup untuk saling memperjuangkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIAR WAKTU YANG MENJAWAB

BIAR WAKTU YANG MENJAWAB                 Aku tak tahu harus apa dan bagaimana, perasaan ini tak terarah. Bukan karena aku tak merasa tapi tak ada kepastian rasa yang aku dapatkan darinya. Seperti ingin tapi tak ingin, entahlah. Aku sayang kamu, tapi aku bimbang Aku suka kamu tapi aku belum mau pacaran, aku harus fokus pada satu hal Begitulah cuplikan pesan singkat yang disampaikan darinya. Air mata tak terasa mengalir lembut di sekujur wajahku. Entah aku merasa senang atau sedih, tak mampu ku ungkapkan.                 Hari terus berjalan seiring berjalannya waktu. Aku merasa dia memberi harapan lebih untukku. Hari-hariku dipenuhi dengan harapan tentangnya. Hingga akhirnya aku menceritakan semuanya pada teman terdekatku. “Delia, gue mau curhat deh”   Vanny merengek. “Curhat apa sih sayang?” respon Delia. Vanny me...

MAKALAH DAN POWERPOINT BAHASA INDONESIA_ PENTINGNYA BAHASA, FUNGSI BAHASA, ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA

PENTINGNYA BAHASA FUNGSI BAHASA ASPEK-ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA   Disusun Oleh: 1.     Adhelita Audina Pradanti 2.   Fuji Rahayu 3.   Siti Fatimah 4.   Rommeil Genzano SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI DAN FARMASI BOGOR S-1 FARMASI 2012 - 2013 DAFTAR ISI 1.       Halaman Judul             …………………………………………………………………….1 2.       Daftar Isi          …………………………………………………………………………….2 3.       Kata Pengantar            …………………………………………………………………….3 4.       Bab 1 Pendahuluan A.     Latar Belakang Masalah    …………………………………………………………..4-5 B.      ...

TULISAN INI HANYA UNTUK AKU, TIDAK TERMASUK KAMU

“berakhir semua mimpi miliki dirimu, disaat harus mengalah tuk merelakanmu pergi” -          Hanin Dhiya-Yang terbaik Memutuskan mundur menjadi sesuatu yang kelihatannya memang mudah, bahkan sangat mudah. Tapi semua pandangan itu rasanya tidak berlaku bagiku, saat itu, memutuskan mundur terlebih perlahan, menjadi sesuatu yang teramat menyakitkan. Namun beberapa hal pada akhirnya aku sadari bahwa yang semu, memang selayaknya dibiarkan pergi, layaknya angin yang berhembus, bagaimanapun ia berhembus ia akan pergi juga. Aku semakin menyadari bahwa aku sudah terlarut dalam ilusiku, ilusi yang bisa saja membunuhku sendiri. “jika harus berakhir, menangis dan terluka biarlah ku jalani bila memang ini semua yang terbaik untuk kita berdua” -          Hanin Dhiya-Yang Terbaik Hingga sampailah aku pada titik dimana aku harus merelakan semua rasa yang telah tercipta. Aku putuskan untuk mengangkat tanga...