SKETSA IMPIAN
Indahnya bersyukur memang tak pernah
tersesali. Tuhan telah mengirimkan kesejukanNya sepagi ini melalui air-air
hujan yang jatuh dalam tautan nada-nada indah, berpadu dengan desir angin yang
menghembuskan semangat. Sejuknya pagi ini bertambah dua kali lipat kala aku
merasakan angin itu merasuk ke dalam kulitku. Betapa indah berkah dariMu,
Tuhan.
Ketika aku membuka mataku dari mimpi, Tuhan
masih mengizinkanku untuk merasakan oksigen yang diberikanNya, Tuhan masih
mengizinkanku untuk menikmati segala nikmat yang tercipta untukku, dan Tuhan
masih mengizinkanku untuk berjuang, berlari, bahkan harus tertatih untuk sampai
pada impian nyataku.
Tuhan masih menyuruhku untuk terus berlari,
demi mengubah semua sketsa yang tampak pada kertas putih menjadi sebuah benda
berdimensi nyata yang akan mengubah hidupku. Tuhan menjanjikan segala keindahan
untukku selama aku tetap berlari meski aku harus tersandung, bahkan jatuh
hingga terluka.
Setidaknya, aku sangat berterima kasih pada
Tuhan yang masih sudi memberikan segala yang aku butuhkan, kepada mereka yang
masih setia berada di hadapanku. Nyatanya, hidup ini tak sesulit seperti apa
yang sering kita sulitkan, meski hidup ini kompleks, namun itu indah ketika kau
masih sanggup bersyukur atas segala nikmatNya.
Komentar