MEREKA DAN
MATAHARI
Kembali, pagi
ini matahari mulai menampakkan keindahannya
Menghangatkan,
merasuk hingga ke tulang rusuk Membakar semangat kepada mereka yang mulai lelah
merajut asanya
Apinya menyala
di setiap tetes keringat perjuangan
Mereka yang
tersadar, bahwa hidup yang mereka mulai tak mudah untuk mereka selesaikan
Mereka berjuang
untuk menangguhkan hati, meski getir kehidupannya terkadang menghancurkan
segalanya
Mereka berjuang
meski harus dengan cucuran darah sekalipun, mereka tak peduli
Disaat batin
mereka tertusuk oleh berbagai jenis jarum, mereka hanya mampu diam
Meski sesungguhnya
batin itu terus bergejolak
Bergejolak akan
menghantam dia
Bergejolak ingin
kembali memuntahkan segala yang bergemuruh dalam batinnya
Namun, mereka
sadar bahwa hidup mereka bukanlah untuk menyia-nyiakan hal yang tak semestinya
mereka tanggapi
Mereka yakin
bahwa hidup bagai matahari,
Tidak semua
menyukai keberadaannya, namun mereka tetap membutuhkan matahari
Matahari tak
pernah lelah bersinar
Matahari tak
pernah mengeluh akan dinginnya pagi
Karena matahari
mampu menghangatkan
Karena matahari
mengindahkan
Mereka tetap
berjalan
Berlalu meninggalkan
segala perih yang mengiris batin
Berlari
mengejar mimpi
Terkutuklah bagi
mereka yang masih berselimut di pagi ini
Sementara mereka,
hanya mampu berselimut bahkan hanya dalam hitungan menit sekalipun
Begitu banyak
mimpi yang mereka jemput
Untuk mereka
persembahkan kepada orang-orang terkasihnya
Komentar