dalam alunan
keresahan
aku jatuh
dalam harapanku
harapan yang
telah lama ku ukir
kini harus
rela ku tinggalkan semuanya
sebelumnya,
aku tak pernah merajut tentang kisah ini,
cerita ini,
membuatku
semakin tersungkur
air mata
yang mengantre di kelopak mataku
dan akhirnya
tak tertahankan
aku
merasakan kegagalan sungguh teramat sungguh
hampir kurasa
putus dalam asaku
tersesalkan
dalam hati,
pikiranku
bergejolak
namun, kala
aku jatuh teramat dalam
setetes
embun basahi jiwaku yang kering
Bunda..
bait-bait
kata yang terucap dibibirnya
menjadi embun
penyejuk kala jiwa ini terasa kering,
menjadi
cahaya indah saat jiwa ini redup,
menjadi api
yang membara,
membakar
semangatku,
semangat
bangkit,
memberi
tangannya untuk ku gapai,
memberi pundaknya
untuk ku sandarkan
mengukir asa
yang telah pudar
Oh Tuhan..
inikah alur yang harus aku jalani ?
aku mencoba
untuk tetap berpikir positif dalam kenyataannya
keinginan
yang mungkin tak dapat aku capai
dan
kepantasan yang bukan keinginanku yang aku terima
tanganku
tetap mengadah padaMu, Tuhan
aku tetap
berharap bahwa ini adalah cahaya paling terang yang Kau berikan dalam hidupku
cahaya yang
takkan pernah padam
atau cahaya
yang tak pernah redup
sebenarnya,
aku adalah makhluk yang sangat beruntung
segala yang
terbaik telah Tuhan kirim untukku
namun,
akulah, aku yang terkadang tak pernah menyadari akan semuanya
maafkan aku,
Tuhan
Tuhan, jaga
bunda selalu
tanpanya,
aku tak sanggup tegar,
berdiri
melawan waktu,
berlari
menggapai bintang

Komentar