bertahan dalam
sebuah rasa yang membelenggu memang tak pernah aku harapkan itu akan hadir
mewarnai hidupku
menunggu
memang hal yang sangat membosankan,
sangat jenuh,
terlebih
sebuah kepastian abu-abu
terkadang
terbesit dalam pikiranku untuk melepas semua cerita ini,
namun
terkadang pula hati dan pikiran tak sejalan
ketika aku tak
sanggup melepas namun sulit untuk bertahan,
disaat itulah
goncangan batinku amat terasa menggoyahkan segalanya
aku merasa
terombang-ambing dalam pusaran angin yang kian kencang berputar membawa diri
aku merasakan
perasaan mampu membunuh logika dan tak jarang pula logikaku membunuh perasaan
ini
cinta memang
tak menggunakan logika, namun bagaimana jadinya bila sepenuhnya tentang
perasaan ?
semua akan
melewati batas nalar, tak tertutup kemungkinan
tapi, disaat-saat
kegoncangan batinku
sesungguhnya
aku masih menyimpan rasa yang teramat dalam untuknya
aku masih
ingin bermain-main bersama warna abu-abu
seolah sanggup
menikmatinya
meski
sesungguhnya hati ini terisak
dan aku
berusaha sekuat hatiku untuk menutupi segalanya dengan segala keindahan yang ku
punya
biarlah,
mungkin dari sini aku mampu untuk belajar mencintai
mampu untuk
belajar arti dari sebuah ketulusan
serta arti
tentang memahami
meski aku berharap warna
abu-abu itu akan berubah
berubah menjadi putih,
atau berubah menjadi hitam
setidaknya, langkahku jelas
tidak menggantung pada
dinding transparan seperti sediakala
namun, semakin lama
aku merasakan bayangannya
semakin memudar
menjauh,
semu,
bahkan perlahan padam
namun aku percaya, akan ada pelangi
setelah setelah hujan
akan ada cahaya setelah
badai
meski dia memilih untuk
menitipkan cerita indah ini
dan keluar menjadi tokoh
dalam cerita cinta dalam langkah pewarnaku

Komentar