cahaya
yang redup lukiskan rona awan gulita
bintang
menutup dirinya atas semburat kilau mentari
hujan
semalam membawa semua harapan yang hampir menyentuh mega
kini,
harap itu telah mengalir menuju akhir yang akan membawanya dan menjadikannya
sebuah harapan yang benar-benar semu
cerita
tentangmu memang tak pernah ada habisnya, selalu mengalir dan terus melaju
namun
cerita tentang hatiku ? aku tak pernah tahu akankah selamanya dapat aku toreh
dengan pena hitam dalam kertas putih
sebuah
liku yang tak pernah aku tahu kemana tujuannya
dan
aku tak pernah sadari itu
lalu,
hiasan itu berbalik membelakangi
gantungan
ayunan yang dulu pernah ada, mungkin kini rapuh
gemuruh
semakin lantang berbunyi
kilatan
listrik semesta menjadi saksi atas suara dalam sanubari
mengeluarkan
batu yang tersisa
dan
itu terlalu perih untuk dirasakan
hingga
alam bercerita tentang kisah menanti pelangi di musim kemarau
Komentar