sekian lama aku lalui jalur
kehidupan, selama itu pula berjuta hal dapat aku pelajari dan tak sedikit pula
aku pahami
dengan beragam karakter manusia
yang menjadi tokohnya
sejatinya, hidup adalah bagaimana
aku sanggup bertahan bersama orang-orang yang aku suka dan tidak suka sekalipun
bagaimana aku mampu menerima
mereka, entah mereka yang siap dengan batu dalam kepalannya atau mereka yang
siap dengan bunga dalam kepalannya
Tuhan telah menciptakan semua
begitu indahnya, hanya bagaimana aku mampu menikmati dengan caraku sendiri
Mereka Tuhan ciptakan bukan
semata hanya sebagai crayon hidupku, tapi bagaimana aku mampu menerima dan
menghadapinya dengan baik
karena pasti terselip rasa tidak
tertarik pada sebagian mereka
aku berusaha untuk selalu mengerti
bagaimana karakter mereka dan bagaimana aku harus menghadapinya, tak jarang aku
merasa gejolak batin merenta menolak semua, namun aku selalu sebut namaNya saat
semua terjadi
karena aku percaya, Tuhan pasti
menyelipkan kebaikan dalam kekurangannya dan karena pasti semua manusia
memiliki hati kecil yang akan bersuara saat nuraninya tersentuh
karena sesungguhnya hanya dengan
kelembutanlah manusia akan merasa dihargai dan dikasihi
dan aku percaya, kekuatan yang
bercampur nurani akan menghasilkan cinta yang tak pernah ada batasnya
menjadi diary mereka, aku
mengerti apa yang sedang dirasakannya dan aku mengamati apa yang sesungguhnya
ada dalam pikiran mereka
mataku menelusup tajam, membaca
setiap kata yang tertoreh di hati dan pikirannya
aku bersyukur pada Tuhan yang
telah menitipkan segalanya untuk kehidupanku, tentang kehidupan memang tak
pernah ada ujungnya
selalu cerita berputar searah
jarum jam dan akan berhenti kala waktu tiba pada masanya
mengerti bukan hanya sekedar
berharap untuk dimengerti, menerima bukan hanya sekedar untuk menutup wajah
namun semuanya memiliki makna
bahwa hidup adalah sebuah perjuangan untuk tetap bertahan satu atap bersama
mereka, orang-orang yang mungkin saja akan menjatuhkanmu namun kamu harus tetap
bersamanya
Komentar