Langsung ke konten utama

OH TUHAN…


OH TUHAN…

Tuhan… terima kasih karena aku masih diizinkan untuk bersamanya.
Tuhan… aku percaya bahwa jodoh hanya Engkau yang mengatur, namun aku belum siap kalau pada kenyataannya nanti dia harus berjodoh yang lain dan aku juga belum tahu apa yang harus aku lakukan jika dia memang bukan jalanku.
Tuhan… dalam setiap helaan nafasku, berhembus doa kecil yang ku titipkan untukMu demi kebahagiaannya selalu. Entah dia tahu atau tidak, namanya selalu menjadi isi dalam setiap bait doaku.
Tuhan… aku tidak tahu siapa yang nantinya menemaniku untuk melangkah menyelesaikan kehidupan ini, namun jika aku bisa memilih, aku ingin bersamanya, Tuhan.
Tuhan… dia datang saat keegoisan cinta mendera batinku, dia datang membawa cahaya dan kedamaian yang meluluhkan segalanya, mematungkanku, membuatku tak pernah lelah merengkuh kisah indah bersamanya.
Tuhan… saat bersamanya, aku mengerti tentang arti sebuah kebahagiaan. Saat bersamanya, aku terlalu sering untuk mengukir senyumku kala aku tatap matanya. Terima kasih Tuhan Kau ciptakan seseorang dengan mata yang begitu menenangkan, membuatku terhanyut dalam kedamaiannya.
Tuhan… jika memang dia jalanku, tuntun aku menujunya. Jika dia memang bukan jalan yang aku tuju, tunjukkan aku untuk bertemu pada jalan yang sangat baik untuk kehidupanku.
Tuhan… dalam damainya malam ini, aku titipkan sebuah doa untuknya yang terindah. Buatlah mimpi indah menjadi sebuah sesuatu yang dapat dia sentuh, dia rasakan, dan dia miliki. Karena saat esok pagi menjelang, akan aku tantang matahari yang terbangun dari lelapnya karena hanya sinar darikulah yang mampu menghangatkan dingin hatinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIAR WAKTU YANG MENJAWAB

BIAR WAKTU YANG MENJAWAB                 Aku tak tahu harus apa dan bagaimana, perasaan ini tak terarah. Bukan karena aku tak merasa tapi tak ada kepastian rasa yang aku dapatkan darinya. Seperti ingin tapi tak ingin, entahlah. Aku sayang kamu, tapi aku bimbang Aku suka kamu tapi aku belum mau pacaran, aku harus fokus pada satu hal Begitulah cuplikan pesan singkat yang disampaikan darinya. Air mata tak terasa mengalir lembut di sekujur wajahku. Entah aku merasa senang atau sedih, tak mampu ku ungkapkan.                 Hari terus berjalan seiring berjalannya waktu. Aku merasa dia memberi harapan lebih untukku. Hari-hariku dipenuhi dengan harapan tentangnya. Hingga akhirnya aku menceritakan semuanya pada teman terdekatku. “Delia, gue mau curhat deh”   Vanny merengek. “Curhat apa sih sayang?” respon Delia. Vanny me...

MAKALAH DAN POWERPOINT BAHASA INDONESIA_ PENTINGNYA BAHASA, FUNGSI BAHASA, ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA

PENTINGNYA BAHASA FUNGSI BAHASA ASPEK-ASPEK KETERAMPILAN BERBAHASA   Disusun Oleh: 1.     Adhelita Audina Pradanti 2.   Fuji Rahayu 3.   Siti Fatimah 4.   Rommeil Genzano SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI DAN FARMASI BOGOR S-1 FARMASI 2012 - 2013 DAFTAR ISI 1.       Halaman Judul             …………………………………………………………………….1 2.       Daftar Isi          …………………………………………………………………………….2 3.       Kata Pengantar            …………………………………………………………………….3 4.       Bab 1 Pendahuluan A.     Latar Belakang Masalah    …………………………………………………………..4-5 B.      ...

TULISAN INI HANYA UNTUK AKU, TIDAK TERMASUK KAMU

“berakhir semua mimpi miliki dirimu, disaat harus mengalah tuk merelakanmu pergi” -          Hanin Dhiya-Yang terbaik Memutuskan mundur menjadi sesuatu yang kelihatannya memang mudah, bahkan sangat mudah. Tapi semua pandangan itu rasanya tidak berlaku bagiku, saat itu, memutuskan mundur terlebih perlahan, menjadi sesuatu yang teramat menyakitkan. Namun beberapa hal pada akhirnya aku sadari bahwa yang semu, memang selayaknya dibiarkan pergi, layaknya angin yang berhembus, bagaimanapun ia berhembus ia akan pergi juga. Aku semakin menyadari bahwa aku sudah terlarut dalam ilusiku, ilusi yang bisa saja membunuhku sendiri. “jika harus berakhir, menangis dan terluka biarlah ku jalani bila memang ini semua yang terbaik untuk kita berdua” -          Hanin Dhiya-Yang Terbaik Hingga sampailah aku pada titik dimana aku harus merelakan semua rasa yang telah tercipta. Aku putuskan untuk mengangkat tanga...