OH TUHAN…
Tuhan…
terima kasih karena aku masih diizinkan untuk bersamanya.
Tuhan… aku
percaya bahwa jodoh hanya Engkau yang mengatur, namun aku belum siap kalau pada
kenyataannya nanti dia harus berjodoh yang lain dan aku juga belum tahu apa
yang harus aku lakukan jika dia memang bukan jalanku.
Tuhan… dalam
setiap helaan nafasku, berhembus doa kecil yang ku titipkan untukMu demi
kebahagiaannya selalu. Entah dia tahu atau tidak, namanya selalu menjadi isi
dalam setiap bait doaku.
Tuhan… aku
tidak tahu siapa yang nantinya menemaniku untuk melangkah menyelesaikan
kehidupan ini, namun jika aku bisa memilih, aku ingin bersamanya, Tuhan.
Tuhan… dia
datang saat keegoisan cinta mendera batinku, dia datang membawa cahaya dan
kedamaian yang meluluhkan segalanya, mematungkanku, membuatku tak pernah lelah
merengkuh kisah indah bersamanya.
Tuhan… saat
bersamanya, aku mengerti tentang arti sebuah kebahagiaan. Saat bersamanya, aku
terlalu sering untuk mengukir senyumku kala aku tatap matanya. Terima kasih
Tuhan Kau ciptakan seseorang dengan mata yang begitu menenangkan, membuatku
terhanyut dalam kedamaiannya.
Tuhan… jika
memang dia jalanku, tuntun aku menujunya. Jika dia memang bukan jalan yang aku
tuju, tunjukkan aku untuk bertemu pada jalan yang sangat baik untuk
kehidupanku.
Tuhan…
dalam damainya malam ini, aku titipkan sebuah doa untuknya yang terindah.
Buatlah mimpi indah menjadi sebuah sesuatu yang dapat dia sentuh, dia rasakan,
dan dia miliki. Karena saat esok pagi menjelang, akan aku tantang matahari yang
terbangun dari lelapnya karena hanya sinar darikulah yang mampu menghangatkan
dingin hatinya.
Komentar