LET IT FLOW
Cinta memang tak seharusnya selalu
menggunakan perasaan, namun tak seharusnya pula selalu mengandalkan logika.
Perasaan dan logika harus saling melengkapi.
Temanku pernah bertanya padaku
tentang kegalauannya melawan logika dan perasaan. Dia bertanya padaku,
bagaimana jika dia menyayangi wanita dan wanita itu terlalu sibuk dengan
dunianya?
Cinta adalah sebuah keikhlasan.
Sebelum kau memberanikan diri untuk menyayangi seseorang, kau harus
memberanikan diri untuk ikhlas menjalani segala hal yang akan terjadi nanti,
karena semua aksi mempunyai resiko tersendiri. Dia yang sibuk dengan dunianya,
dia yang terkesan tak pernah memikirkan hal sekitar saat dia asyik dengan
dunianya sebenarnya orang-orang seperti itulah yang sangat membutuhkan orang
lain sebagai teman hidup bergeraknya, namun terkadang kau salah menyikapinya
dan cenderung menentang apa yang sudah dia selami.
Cobalah, perlahan kau masuk ke dalam
dunianya, mengikuti arus hidupnya, meski terkadang kau tidak kuat, percayalah
kekuatan cinta yang tulus mengalahkan segalanya. Saat kau ikhlas menjalaninya,
kau akan tetap bahagia demi dia yang kau sayangi. Kau tak perlu menentang
dengan apa yang sudah dia lakukan sebelum kau mencoba menjadi bagiannya, karena
dengan kau lakukan itu justru kau akan membuatnya semakin berpikir bahwa
dunianya jauh lebih membuatnya bahagia daripada bersama kau.
Sekarang, yang harus kau lakukan,
kau harus ikhlas menjalani semuanya kalau kau memang benar mencintainya. Dengan
kau ikhlas mengikuti kehidupannya, kau akan membuatnya nyaman bila kau sedang
bersamanya, dan ketika hal itu terjadi, dia akan merasa kehilangan saat kau tak
bersamanya dan itu membuat kau sangat berarti dihidupnya. Kau harus sabar dan
tanamkan dipikiranmu bahwa ini akan mengalir seperti air yang tahu dimana dia
akan bermuara. Pada dasarnya, alam pun berbahasa, pertanda baik yang kau
ciptakan cenderung akan mewujudkan sesuatu baik yang akan kau terima darinya.
Memang terkadang bahkan seringkali logika membunuh perasaanmu dan perasaan
membunuh logikamu, maka jangan pernah kau bosan untuk mempelajari kehidupanmu
sendiri terlebih dahulu, kapan kau harus menggunakan logikamu dan kapan kau
harus menggunakan perasaanmu. Dengan seimbangnya kedua hal itu, maka kau akan
dapatkan kebahagiaan cinta yang luar biasa yang tak pernah kau harapkan pamrih
dari sebuha cinta yang kau tanamkan pada seseorang. Namun, sebelum kau mencoba
untuk menyayangi orang lain, alangkah baiknya kau sayangi terlebih dirimu
sendiri.
Mintalah pada Tuhan untuk selalu
memberikanmu kekuatan dalam menjalaninya, karena hanya dengan kekuatan dariNya
kau mampu melewati segala terjal yang menjulang tinggi dan segala badai yang mencoba
meruntuhkanmu. Tak perlu kau meminta Tuhan untuk membuatnya berubah, mintalah
pada Tuhan agar kau selalu diberikan keikhlasan untuk selalu menerima apapun
yang diberikanNya untuk hidupmu. Janji Tuhan takkan pernah ingkar, semua akan
indah pada waktunya jika Tuhan memang sudah melihat usahamu yang sungguh luar
biasa.
Komentar