Kami dipertemukan
dengan ketidaksengajaan, melainkan melalui opera Tuhan hingga akhirnya kami
bersama
Kami menjalani
hari-hari dengan selalu mewarnainya bersama, meski terkadang tidak seindah apa
yang kita rencanakan. Karena kami sadar, menyatukan banyak isi kepala tidak
semudah menyatukan gula dalam air, tapi kami juga sadar bahwa kami hidup di
dunia dimana terkadang kami harus menyimpan baik-baik rasa ego yang membuncah
seketika, membakar, yang bisa meluluhlantakkan segalanya
Kami bersama,
bukan karena sesuatu hal melainkan sebuah kenyamanan karena entah bagaimanapun,
kenyamanan tidak bisa dibuat dengan paksa dan karena kenyamanan akan hadir
beserta uluran tangan Tuhan menyertai
Kami saling
berpegangan, kami saling berpelukan, kami saling melindungi dengan kelembutan
tangan Tuhan yang Dia kirim melalui jari jemari kami
Kami rasakan
kehangatan dan kami rasakan kesejukkan
Kami memang
tidak sempurna, tapi mungkin kami menyempurnakan
Kami memang
tidak hebat, tapi mungkin kehebatan kami ada jika kami terus bersama
Kami mencoba
untuk selalu menutup telinga, ata dan hati dari segala celoteh mereka tentang
hal buruk kami, karena kami sadar kami memang tidak pernah sempurna, tapi
setidaknya kami bangga karena kami memiliki lidah yang tahu bagaimana cara berbicara
tanpa menyakiti, karena memang pada dasarnya kita terlalu mudah untuk berbicara
dan bersyukur kami tidak memanfaatkan semuanya secara sia-sia
Kami bersyukur
kami bisa terus bersama, semoga sampai impian kami tercapai, kami masih bisa
bersama
Semoga impian
kami untuk bisa tinggal di perumahan yang sama dan berdekatan, terwujud kelak
Komentar