Sesungguhnya Semesta mengerti bagaimana menyampaikan isyarat. Aku selalu mencintai hujan di ujung senja, sebab setiap derai yang jatuh, jingganya mampu membuat lupa pada luka. Luka yang di buat oleh manusia, berpendar dengan baik bersama jingga di dalam sejuknya.
Hujan di ujung senja selalu mengajarkan bahwa setiap yang jatuh, akan tetap jatuh walau diantaranya tidak selalu berharap. Setiap butir yang jatuh mengingatkan bahwa manusia seharusnya sadar bahwa setinggi apapun langit, pada akhirnya jika jatuh, ia juga akan sampai ke bumi, menyentuh tanah dan hilang terserap olehnya. Pada kenyataannya, hujan selalu bisa mengajarkan bahwa berbuat baik pada yang jahat sekalipun, Semesta tidak akan pernah lepas tangan untuk melindungi.
Teduhnya hujan di ujung senja, mengingatkan aku pada pesan ayah, bahwa kamu tidak akan pernah bisa menuju puncakmu seorang diri, selain kamu membutuhkan Tuhanmu, kamu juga membutuhkan mereka yang akan mendoakanmu dengan baik. Maka, berbaik-baiklah pada orang lain, agar kau didoakan dengan baik olehnya. Ayah selalu mengajarkan bahwa mencintai hujan, kamu akan mencintai dirimu sendiri.
Pada akhirnya, hujan selalu punya cara untuk mengingatkan manusia. Entah pada kenangan, kebaikan atau kesalahan. Mencintai hujan di ujung senja, aku mencintai seluruhnya.
Hujan di ujung senja selalu mengajarkan bahwa setiap yang jatuh, akan tetap jatuh walau diantaranya tidak selalu berharap. Setiap butir yang jatuh mengingatkan bahwa manusia seharusnya sadar bahwa setinggi apapun langit, pada akhirnya jika jatuh, ia juga akan sampai ke bumi, menyentuh tanah dan hilang terserap olehnya. Pada kenyataannya, hujan selalu bisa mengajarkan bahwa berbuat baik pada yang jahat sekalipun, Semesta tidak akan pernah lepas tangan untuk melindungi.
Teduhnya hujan di ujung senja, mengingatkan aku pada pesan ayah, bahwa kamu tidak akan pernah bisa menuju puncakmu seorang diri, selain kamu membutuhkan Tuhanmu, kamu juga membutuhkan mereka yang akan mendoakanmu dengan baik. Maka, berbaik-baiklah pada orang lain, agar kau didoakan dengan baik olehnya. Ayah selalu mengajarkan bahwa mencintai hujan, kamu akan mencintai dirimu sendiri.
Pada akhirnya, hujan selalu punya cara untuk mengingatkan manusia. Entah pada kenangan, kebaikan atau kesalahan. Mencintai hujan di ujung senja, aku mencintai seluruhnya.
Komentar